YVC-I DU Gelar Musyawarah Besar ke VII

Duri, 02 Oktober 2016

Alhamdulillah telah selesai dengan sukses diselenggaranya Mubes ke-VII Yamaha Vixion Club Indonesia Chapter Duri pada Minggu / 02 Oktober 2016 yang lalu. Adapun agenda Mubes VII kali ini yaitu restruktur dan pemilihan pengurus baru Periode 2016-2017 serta Sertijab Pengurus Periode 2015-2016 ke Pengurus terpilih 2016-2017. Dalam Mubes VII kali ini tidak semua member dapat hadir dikarenakan banyaknya member yang saat ini berada di luar kota dan kegiatan lainnya.

Pada kesempatan ini mimin kembali berhasil meliput sedikit kegiatan Mubes VII ini, berikut Struktur Kepengurusan YVC-I Duri Chapter Periode 2016-2017 :







Harapannya semoga dengan Kepengurusan ini dapat membawa YVC-I DU menjadi lebih baik dan lebih solid lagi hendaknya, amin...











Berkilau Bersama dalam 7th Anniversaty YVC-I DU & 1st Anniversary YVC-I PF




Painan, Sumatera Barat

Salam Bikers, Salam YVC-I...
Sepertinya euforia dari perayaan 7th Anniversary YVC-I Duri Chapter ini masih terasa. Hehehe...

Dalam perayaan Anniversary kali ini, YVC-I DU mengadakan Family Gathering ke Pulau Cingkuak, Painan bersamaan dengan Anniversary ke-1 dari YVC-I PF. Bertepatan dengan itu maka di usunglah tema "Berkilau Bersama dalam Kebersamaan". Perayaan duo chapter ini sudah ke dua kalinya dilakukan oleh teman-teman YVC-I Duri, sebelumnya dilakukan dalam perayaan Anniversary yang ke-5 bersama YVC-I PY Payakumbuh Chapter.

Selain kegiatan perayaan Anniversary bersama di Pulau Cingkuak, juga dilaksanakan Fun Games antara YVC-I DU dan YVC-I PF agar lebih saling mengenal diantara member. Selain fun games juga digelar pertandingan lainnya seperti tarik tambang dan Futsal. Di sore hari ini rekan-rekan juga dapat menikmati sunset dan menikmati keindahan pulau cingkuak.

Untuk kegiatan malam dipusatkan untuk Kopi Darat bersama dengan membuat api unggun dan bakar ikan serta diiringi dengan musik bergenre reagge. Selain para peserta sibuk dengan bakar unggun dan bakar ikan, rekan-rekan yang memiliki hobby memancing dapat pula menyalurkan hobby mancing bersama di malam hari tersebut. Di pagi harinya ada sedikit ritual pelantikan member prospek dari YVC-I DU dan YVC-I PF.

Dalam Family Gathering di Painan ini, mimin juga berhasil menyita waktu ketua pelaksana dari YVC-I DU bro Ferry#002 dan YVC-I PF Ayah#020. Dalam wawancara singkat, bro Ferry menjelaskan "Family Gathering ini selain bertujuan untuk memperingati Anniversary ke-7 YVC-I DU dan Anniversary ke-1 YVC-I PF juga bertujuan menjalin silaturahmi antara member DU dan PF. Mungkin yang selama ini hanya berkomunikasi di medsos, bbm dan lainnya, sekarang bisa langsung bertemu langsung. Seperti saat ini saya bisa langsung bertemu Ayah YVC-I PF secara langsung" Bro Ferry menutup wawancara singkatnya sambil menepuk bahu Ayah YVC-I PF. Disambung Ayah YVC-I PF, "diharapkan juga kita dari YVC-I PF dan YVC-I DU agar persaudaraannya semakin kental lagi, sehingga sesuai dengan slogan YVC-I Walau kita tak sedarah tapi kita lebih dari saudara" tutup ayah dalam wawancara singkatnya.

Begitu singkat memang terasa waktu dalam perayaan duo chapter YVC-I kali ini, tak terasa kamipun harus berpisah kembali ke Duri setelah melawati berbagai rangkaian acara di Pulau Cingkuak. Ada sedikit pesan dan kesan dari kedua Ketua Chapter, diawali dari Bro Dendi Ketchap YVC-I DU "Kami atas nama YVC-I DU sangat berterimakasih kepada rekan-rekan PF atas sambutan serta kerjasamanya sehingga acara Family Gathering kita ini berjalan dengan lancar dan sukses. Harapannya, ini adalah momen awal kita antara DU dan PF untuk tetap dan lebih dekat lagi baik secara Club maupun Personalnya".
Kemudian dilanjutkan oleh bro Fitrah Ketchap YVC-I PF, "Terima kasih buat rekan-rekan DU yang sudah sudi untuk meluangkan waktunya ke Painan untuk menyelenggarakan Family Gathering bersama PF, akhir kata dari saya semoga silaturahmi ini tetap kita jaga. Seperti pepatah minang Indak Lapuak Dek Hujan, Indak Lakang Dek Paneh". Tutup bro Fitrah dalam penutupan dan pelepasan member YVC-I DU yang akan melakukan perjalanan kembali ke Kota Duri.

Dan sedikit momen-momen dalam Family Gathering yang bisa mimin kumpulkan :D











































Jambore Nasional YVC Indonesia, Revisi AD/ART dan Pilih Presiden Baru

Yamaha V-ixion Club Indonesia (YVC-I) melakukan Jambore Nasional yang berlangsung di Manado, Sulawesi Utara. Acaranya bertempat di Hotel Quint pada 23 Oktober 2015.

Jambore Nasional Yamaha Vixion Club Indonesia, merupakan Jamnas yang ke 4 kalinya dilaksanakan.

Perbincangan menyangkut pembahasan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tanggaa (ART) Yamaha Vixion Club Indonesia. Peserta yang hadir dari perwakilan Regional Yamaha Vixion Club Indonesia dibagi menjadi dua kelompok, kelompok pertama di fokuskan untuk pembahasan Anggaran Dasar dan kelompok kedua Pembahasan Anggaran Rumah Tangga.


Pembahasan AD dan ART berlangsung kurang lebih 5 jam, karena banyaknya perubahan yang dianggap  tidak lagi sesuai dengan kebutuhan YVC Indonesia saat ini. Selesai merampungkan dan mencapai kesepakatan AD dan ART YVC Indonesia  lalu di serahkan kepada Pemipinan sidang Bro Billy untuk disahkan dan akan berlaku selama 2 tahun kedepan.

Pembahasn AD dan ART telah selesai kemudian dilanjutkan dengan verifikasi Bakal calon (Balon) Presiden  Yamaha Vixion Club Indonesia. Ada 3 ( Tiga ) kandidat calon yang telah lolos verifikasi  bersaing untuk menjadi Presiden YVC Indonesia yaitu Erwin, Cundi dan Marlon Ancha.

Ketiga Balon kandidat Ketunas YVC Indonesia masing-masing diberikan waktu 15 menit utuk pemaparan Visi dan Misi, selesai pemaparan Visi dan Misi setiap calon Presiden YVC Indonesia medapat pertanyann sebanyak 5 x dari peserta Munas.Tiga Balon selesai memaparkan Visi dan Misi Pimpinan Sidang memberikan waktu 15 menit kepada peserta Munas untuk beristirahat.

Menjelang Pukul 23.00 Munas kembali dilanjutkan ketahap pemilihan calon Presiden YVC Indonesia dilakukan dengan sistem pencoblosan lalu dimasukkan kedalm  kotak suara yang telah disediakan. Hak suara Regional yang tidak sempat hadir dilakukan via telpon. Selesai pencoblosan dilanjutkan dengan penghitungan suara. Bro Erwin mendapatkan 6 suara, Bro Cundy dengan 4 Suara dan Bro Marlon 13 suara dan dinyatakan sebagai pemenang mutlak, resmi menjadi Presiden Yamaha Vixion Club Indonesia Periode 2015 – 2017.

Proses acara pemilihan Presiden YVC Indonesia berlangsung damai dan tertib. Preseden YVC Indonesia terpilih Marlon diberi kesempatan untuk memberikan sambutan lalu acara dilanjutkan untuk pemilihan Jamnas YVC Indonesia yang V, ada dua Regional yang mengajukan diri untuk menjadi tuan Rumah Jamnas V yaitu YVC Indonesia Regional Kalimantan Timur dan YVC Indonesia Regional Jawa Timur, masing- masing perwakilan Regional memaparkan tentang kesiapan menjadi tuan Rumah Jamnas V dan YVC Indonesia Regional Jawa Timur menjadi pemenang dan berhak menjadi Tuan Rumah Jamnas YVC Indonesia 2017.

MISTERI SEJARAH PERANG DUNIA II DI DURI

GM Policy, Government, and Public Affair PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) Usman Slamet mengatakan fakta sejarah terkait Perang Dunia II yang belum terkuak di area ladang minyak perusahaan di daerah Duri, Provinsi Riau sangat penting untuk dikaji untuk kepentingan bersama.


"Karena sampai sekarang belum ada dokumentasi terperinci mengenai sejarah Perang Dunia II di Duri" .
 
Di Duri tepatnya di Komplek CPI terdapat monumen untuk Korban Perang Dunia II , monumen ini didedikasikan untuk para korban kekejaman perang yang tak diketahui identitasnya. Kapan monumen itu didirikan dan siapa yang mendirikannya, ini juga menjadi misteri.

Bukti adanya sejarah Perang Dunia II di Duri sejauh ini baru bisa diketahui dari keberadaan monumen di tengah pemakaman, yang ada di Komplek Sago CPI tak jauh dari landasan helikopter. Pada bagian atas monumen itu ada tulisan berwarna emas dengan dua bahasa: "Monumen Korban Perang Dunia-II/`Monument of World War-II Victim".

"Sayangnya Pemerintah Daerah (Pemda) Riau dan Chevron kurang merawatnya, apalagi mengungkap sejarah yang sebenarnya. Sedangkan, warga Duri yang mayoritas pendatang juga tak banyak tahu sejarah itu, apalagi bisa melihat monumennya, karena tak bisa sembarangan masuk ke area komplek CPI.
 
Sejarah monumen itu berawal ketika Chevron menemukan banyak tulang belulang terkubur saat proses pembuatan infrastruktur migas di Duri pada tahun 1950-an. Kuat dugaan tulang belulang itu merupakan korban kerja paksa di zaman penjajah Jepang atau Romusha.

Tulang belulang itu dipindahkan ke lokasi yang sekarang berdiri monumen di komplek Chevron, dan perusahaan saat itu mengakui bahwa mereka adalah korban Perang Dunia II. Pada saat Perang Dunia II pada awal tahun 1940-an Jepang menguasai dan mengambil alih fasilitas Migas di Duri hingga Minas, bahkan, Jepang saat itu juga membangun rel kereta api karena menduga ada kandungan emas di Duri. Bukti rel kereta api masih ada di daerah Balai Raja yang dahulu dibangun oleh rakyat Indonesia yang dijadikan Romusha.

Sumber : http://www.riaudailyphoto.com

YVCI REGIONAL RIAU ROAD TO 0 KM INDONESIA

Yamaha Vixion Club Indonesia Regional Riau akan mengadakan Touring Regional dalam memperingati hari Sumpah Pemuda pada tanggal 25 Oktober - 02 November 2015.